Jejak Ratu Kalinyamat: Melacak Akar-akar Kepemimpinan Perempuan di Indonesia
Kepemimpinan perempuan di Indonesia memiliki sejarah dan akar budaya yang kokoh dalam tradisi masyarakat Nusantara sejak berabad-abad yang lampau. Jika sekarang sada sejumlah tokoh agama (Islam) yang mengharamkan perempuan menjadi pemimpin (presiden), maka perlu diteliti dan dipahami konteksnya. Perbedaan penafsiran adalah soal yang biasa. Karena itu, fatwa ulama yang mengharamkan kepemimpinan perempuan dengan sendirinya akan di-counter oleh fatwa yang membolehkannya.
Menurut KH Abdurrahman Wahid (1989), dalam negara yang secara fiqih termasuk dalam ketegori “negara damai” (dar as-sulh) seperti Indonesia, tidak ada pihak yang bisa memaksakan fatwa kepada umat, termasuk MUI. Karena itu, tidak perlu dilakukan upaya penawaran fatwa secara berlebih-lebihan dan demonstratif, karena akan muncul fatwa lain yang berseberangan atau sikap lain yang tidak difatwakan, seperti sikap diam masyarakat.
Posted April 20th, 2008
Categories: Perempuan
Tags: indonesia, kalinyamat, kepimpinan, Perempuan

